Terkadang kita sebagai anak lupa kewajiban kita sebagai seorang anak dan terlalu banyak meminta hak.
hmm.. Coba flashback lagi.
Bagaimana perjuangan orang tua kita untuk membesarkan dan membahagiakan kita sebagai anak.
Oleh karena itu, orang tua melakukan berbagai upaya untuk keberhasilan anak-anaknya, apapun yang dilakukan oleh orang tua pada ujungnya adalah untuk kebahagiaan anak-anaknya, seperti hadis maja, “meunyo kaya ureung chik ka teunte seunang aneuk. meunyo kaya aneuk golom teunte seunang ureung cik” artinya adalah kalau kaya orang tua, sudah pasti senang anak-anaknya, jikalau kaya anak belum pasti bahagia orang tuanya.
kemarin sore aku coba ngomong-ngomong sama ummi (ibu aku).
lalu cerita-cerita masa lalu.
tanpa aku sadari, ternyata hidup orangtua aku dulu gak semudah aku sekarang.
sejenak aku terdiam hening, ternyata aku belum sepenuhnya bersyukur selama ini.
COBA RENUNGKAN!
orangtua rela berbuat lebih untuk anaknya supaya lebih baik darinya, tapi kita ???
orangtua rela mengorbankan kebahagiannya untuk anaknya bahagia, tapi kita???
orangtua terkadang gak tidur kalau anaknya sakit, tapi kita???
kita terkadang lalai dengan dunia kita sendiri.
kita diberi uang setiap hari, untuk uang jajan kuliah, tapi terkadang kita gak serius kuliahnya.
kita pacaran misalnya, terkadang kita terlalu mengingat pacar sendiri daripada orangtua sedangkan orangtua tidak pernah sedetik pun lupa sama anaknya.
aku sebagai anak menyadari banyak kekurangan.
dan mulai dari sekarang aku kembali untuk "MENCOBA BENAR"
okelah.. mungkin terlalu banyak kalo kita bandingkan.
yang jelas orangtua kita akan senang kalau anaknya berhasil nantinya.
kita harus usahakan membahagiakan orangtua kita pastinya.
semoga orangtua kita semua selalu dilindungi Allah SWT dan diberi kebahagian dunia dan akhirat. Amin.


2 komentar:
mereka hanya ingin kita rajin Shalat, itu aja akan memubuat mereka bahagia.
setuju
Posting Komentar